Dua Kapal Perang Republik Indonesia Berhasil Tangkap Tiga Kapal Ikan Vietnam

    Dua Kapal Perang Republik Indonesia Berhasil Tangkap Tiga Kapal Ikan Vietnam
    Salah satu kapal ikan asing Vietnam yang berhasil ditangkap oleh Kapal Perang RI (KRI) Tjiptadi (TPD)-381 dan KRI Tuanku Imam Bonjol (IBL)-383 di Laut Natuna Utara pada Selasa (11/01/2022) kemarin (Sumber: Dispnenal)

    JAKARTA - Kapal Perang RI (KRI) Tjiptadi (TPD)-381 dan KRI Tuanku Imam Bonjol (IBL)-383 berhasil menangkap tiga kapal penangkap ikan asing (KIA)  berbendera Vietnam di Laut Natuna Utara pada Selasa (11/01/2022) kemarin. Kedua kapal perang milik TNI Angkatan Laut tersebut, saat ini di Bawah Kendali Operasi (BKO) Gugus Tempur Laut (Guspurla) Koarmada I.

    Komandan KRI TPD-381 Letkol Laut (P) Irwan mengatakan bahwa ketika KRI Tjiptadi-381 sedang melaksanakan operasi penegakkan kedaulatan dan hukum di laut Natuna Utara mendeteksi kontak radar yang kemudian didekati secara visual teridentifikasi sebagai kapal penangkap ikan asing sedang menangkap ikan dengan menggunakan pukat tarik.

    “Pada tanggal 10 Januari 2022 pukul 22.05 WIB Posisi 04 55 24 U - 107 14 12 T  yaitu 43 NM barat Laut Pulau Laut, kami mendeteksi sebuah kontak tanpa lampu, kemudian kami dekati dan teridentifikasi sebagai sebuah kapal penangkap ikan Vietnam, selanjutnya kami lakukan prosedur pengejaran, penangkapan dan penyelidikan (Jarkaplid), ” ungkap Letkol Irwan.

    Berdasarkan pemeriksaan awal diketahui bahwa KIA dengan tanda selar BTH 2122 TS, diduga melakukan penangkapan ikan secara illegal di perairan ZEEI tanpa dilengkapi dengan dokumen yang sah.“Atas dugaan awal tersebut kami melakukan penangkapan dan mengawal KIA BTH 2122 TS beserta 12 orang ABK termasuk Nakhoda dan KKM menuju Dermaga TNI AL Sabang Mawang Lanal Ranai guna proses lebih lanjut, ” tambahnya.

    Sementara itu KRI IBL-383 pada hari yang sama juga berhasil menangkap dua kapal ikan asing berbendera Vietnam yang juga diduga melakukan penangkapan ikan secara illegal di perairan ZEEI Laut Natuna Utara.

    Menurut keterangan Komandan KRI IBL-383 Letkol Laut (P) Ivan Halim, saat KRI IBL-383 sedang melaksanakan patroli, mendapati kontak radar pada posisi 05 01 00 U – 107 42 25 T (23 NM Barat Laut Pulau Laut) dan ketika didekati teridentifikasi secara visual 2 kapal ikan asing Vietnam dengan tanda selar BTH 2121 TS dan BTH 2122 TS bergandengan sedang menangkap ikan dengan masing-masing diawaki 10 orang termasuk nahkoda dan KKM, selanjutnya dilaksanakan prosedur Jarkaplid.

    Dari ketiga KIA tersebut didapati muatan ikan campur kurang dari 1 ton, muatan diduga telah dipindahkan ke kapal penampung. Saat ini ketiga kapal ikan asing Vietnam tersebut telah berada di Dermaga TNI AL Sabang Mawang Lanal Ranai guna proses lebih lanjut. (***)

    TNI AL Militer
    Jumari Haryadi

    Jumari Haryadi

    Artikel Sebelumnya

    Produser Film 'Sepeda Presiden' Avesina...

    Artikel Berikutnya

    Mentan Syahrul Yasin Limpo Dorong Eksportir...

    Berita terkait

    Peringkat

    Profle

    Achmad Sarjono verified

    Agung widodo

    Agung widodo verified

    Postingan Bulan ini: 3

    Postingan Tahun ini: 106

    Registered: Apr 8, 2021

    Sopiyan hadi

    Sopiyan hadi verified

    Postingan Bulan ini: 2

    Postingan Tahun ini: 63

    Registered: Jul 10, 2020

    Rosmini

    Rosmini verified

    Postingan Bulan ini: 2

    Postingan Tahun ini: 87

    Registered: Dec 14, 2021

    HARIANTO

    HARIANTO verified

    Postingan Bulan ini: 2

    Postingan Tahun ini: 30

    Registered: Sep 4, 2021

    Profle

    Sopiyan hadi verified

    Kapolri Tekankan Terus Awasi Implementasi Kebijakan Larangan Ekspor Minyak Goreng 
    Polri Gagalkan 8 Kontainer Minyak Goreng Siap Ekspor ke Timor Leste 
    Usai Libur Idul Fitri, Yasonna Minta Jajaran Kemenkumham Kembali Fokus Kerja Melayani Publik
    Singgah di Abu Dhabi, Presiden Jokowi Sampaikan Dukacita atas Wafatnya Sheikh Khalifa

    Follow Us

    Recommended Posts

    Ajak Masyarakat Sukseskan Program PJ Bupati, Ketua PMI Buteng Titip Masalah Gizi Buruk
    Kunjungi Pasar Muntilan, Presiden Cek Langsung Harga Minyak Goreng
    Mulai 23 Mei 2022, Pemerintah Kembali Buka Ekspor Minyak Goreng 
    Akan Undang Mendag, Andre Rosiade: Pastikan Program Minyak Goreng Rakyat Terdistribusi dengan Baik
    Petani Kelapa Sawit Indonesia Terima Kasih ke Presiden Jokowi Karena Cabut Larangan Ekspor